Slider Widget

Responsive Ad

Batuk Kronis pada Lansia, dari Gejala Hingga Pencegahan oleh - pilkbandalan.xyz

Halo sahabat selamat datang di website pilkbandalan.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Batuk Kronis pada Lansia, dari Gejala Hingga Pencegahan, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Batuk kronis pada lansia adalah batuk yang terjadi selama lebih dari dua bulan atau delapan minggu. Sebenarnya, batuk kronis tidak hanya terjadi pada lansia, namun juga pada orang dewasa muda atau anak-anak. Namun, data Copenhagen General Population Study tahun 2017 menunjukkan bahwa penderita batuk kronis terbanyak adalah lansia berusia 60 tahun ke atas.1

batuk kronis pada orang tua

Batuk dapat menimbulkan rasa tidak nyaman berkepanjangan bagi pasien dan pengaruh besar datang ke kehidupan mereka.2 Selain itu, batuk kronis sendiri bisa jadi merupakan salah satu tanda adanya gangguan kesehatan dan sebuah gejala penyakit lain yang lebih serius jika berlangsung secara terus-menerus.3 Apabila Sobat memiliki batuk yang berkepanjangan, Sobat disarankan untuk segera memeriksakan ke dokter.

Baca Juga: Inilah Gejala Corona dari Hari ke Hari

Apa Saja Penyebabnya?

Penyebab batuk kronis pada seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:1

  • Riwayat merokok
  • Infeksi seperti TBC, pneumonia, atau batuk rejan
  • Riwayat asma
  • Penyakit refluks asam lambung
  • Radang saluran pernapasan atau bronkitis
  • Efek samping obat untuk hipertensi 

Selain itu, batuk kronis dapat juga merupakan gejala dari penyakit-penyakit di bawah ini, yaitu:1

  • Bronkitis
  • Bronkiektasis
  • Cystic fibrosis
  • Sarkodiosis
  • Penyakit paru interstisial
  • Kanker paru-paru
  • Gagal jantung

Apa Saja Gejala yang Dapat Menyertai Batuk Kronis?

Berikut adalah gejala yang dapat menyertai keluhan batuk kronis:3

  • Hidung berair atau tersumbat
  • Menumpuknya ingus di belakang tenggorokan
  • Sakit tenggorokan
  • Suara serak
  • Desah dan nafas pendek
  • Mulas atau rasa asam di mulut
  • Batuk berdarah

Jenis-jenis batuk kronis

Batuk kronis ternyata juga mempunyai jenis. Jenisnya adalah sebagai berikut:

  • Batuk kering

Jenis batuk ini tidak menghasilkan lendir namun dapat mengiritasi paru-paru dan tenggorokan. Batuk ini juga bisa menandakan adanya infeksi virus atau masalah sinus.3

  • Batuk basah

Jenis batuk ini menghasilkan lendir atau dahak. Warna dahak juga bisa mengindikasikan adanya infeksi bakteri atau cairan di paru-paru.3

  • Batuk akibat stress

Jenis batuk ini disebabkan oleh terangsangnya refleks batuk di saluran napas saat tubuh dan pikiran sedang mengalami stres. Jenis batuk ini biasanya tidak menghasilkan lendir dan tidak berhubungan dengan infeksi.3

  • Batuk rejan

Jenis batuk ini biasanya terjadi pada anak-anak dan disebabkan oleh infeksi virus. Batuk ini juga bisa menghasilkan suara yang keras karena adanya pembekakkan pada batang tenggorokan dan juga bersifat sangat menular.3

Bagaimana Diagnosis dan Terapi Batuk Kronis?

Pertama kali yang harus dilakukan Sobat jika mempunyai orang tua yang sudah lansia dengan batuk kronis adalah membawanya ke dokter untuk didiagnosis awal. Pada lansia, penyebab batuk kronis yang mudah hilang adalah penyakit gastroesophageal reflux, yaitu batuk yang terjadi di kerongkongan karena refluks asam lambung dari perut, yang menyebabkan iritasi mukosa saluran pernapasan dan terluka oleh efek asam lambung.2 

Untuk diagnosis, doker akan menanyakan gejala yang dialami dan melakukan pemeriksaan fisik. Barulah kemudian dokter melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan seperti:

  • Uji pencitraan yaitu melalui foto rontgen dada dan CT scan untu melihat kondisi paru-paru
  • Tes fungsi paru, yaitu untuk mengukur kapasitas paru-paru
  • Tes dahak, untuk memeriksa kemungkinan infeksi bakteri
  • Tes asam lambung, yaitu untuk mengukur kadar asam lambung di kerongkongan
  • Endoskopi untuk melihat kondisi saluran pernapasan atau kerongkongan dan lambung
  • Biopsi atau pengambilan sampel jaringan dari saluran pernapasan untuk diteliti di laboratorium

Adakah Metode Pengobatannya?

Ada, berdasarkan penyebabnya, yaitu:3

  • Batuk yang disebabkan oleh asma dapat diobati dengan steroid inhalasi untuk mengurangi peradangan di saluran pernapasan.
  • Batuk yang disebabkan oleh alergi dapat diobati dengan menghindari hal-hal yang menyebabkan alergi dan mengonsumsi antihistamin untuk meredam reaksi alergi.
  • Batuk yang disebabkan oleh infeksi bakteri dapat diobati dengan antibiotik.
  • Batuk yang disebabkan oleh GERD dapat diobati dengan antasida untuk menetralkan asam lambung dan obat untuk mengurangi asam lambung.

Selain dengan obat modern, batuk kronis pada lansia juga bisa diredakan dengan obat-obatan alami sebagai berikut:

Obat Alami Pereda Batuk Kronis

Jeruk Nipis 

Kandungan alami di dalamnya berkhasiat meredakan batuk, sehingga saluran pernapasan kembali lega. Cara membuatnya cukup sederhana, yaitu campurkan 3 sdm air perasan jeruk nipis, 3 sdm madu, dan 3 sdm air hangat ke dalam wadah. Kemudian konsumsi 2-4 sendok teh dua kali dalam sehari agar hasilnya lebih maksimal.4

Daun Andong

Daun andong dikatakan mampu membantu meredakan batuk kronik yang disertai gejala batuk berdarah. Untuk membuatnya, cukup dengan merebus 5 helai daun ke dalam air mendidih kurang lebih 15 menit. Setelah itu, diamkan sampai kondisinya dingin, dan minum ramuan kurang lebih 100 ml sekali sehari sampai batuk mereda.4

Jahe dan Kencur

Jahe dan kencur bisa dimanfaatkan untuk meredakan batuk pada lansia. Caranya adalah rebus jahe dan kencur terlebih dahulu ke dalam segelas air, lalu tunggu sampai volume air mencapai setengah gelas. Kemudian, saring rebusan air ke dalam gelas lalu tambahkan perasan air jeruk nipis dan madu. Minum ramuan ini sekali sehari secara teratur sampai batuk hilang.4

Baca Juga: Tanaman Obat Tradisional Alternatif Pencegah Corona

Belimbing Wuluh

Bunga belimbing wuluh bisa dimanfaatkan untuk meredakan batuk. Cara membuatnya adalah rebus segenggam bunga belimbing wuluh ke dalam secangkir air, lalu rebus hingga mendidih, kemudian saring airnya, dan diamkan sampai hangat. Konsumsi setiap hari dan teratur hingga batuk mereda. Jangan lupa tambahkan perasan air jeruk nipis dan madu agar lebih nikmat.4

Daun kemangi

Ambil segenggam daun kemangi, lalu cuci bersih, dan rebus dalam air sampai mendidih. Saring airnya dan konsumsi sekali dalam sehari. Manfaatnya akan terasa selama beberapa kali pemakaian dan obat herbal ini dikatakan tidak menyebabkan efek samping.4

Daun Sirih

Rebus daun sirih ke dalam air dan tunggu sampai mendidih. Setelah itu, saring airnya dan diamkan sampai hangat. Agar rasanya lebih nikmat, bisa tambahkan madu secukupnya. Disarankan untuk dikonsumsi cukup sehari sekali.4

Daun Asam Muda

Berkhasiat menghilangkan gatal di tenggorokan supaya batuk kering mereda. Cara membuat ramuan ini adalah dengan merebus daun asam muda, daun saga manis, dan bubuk kayu manis ke dalam air hingga mendidih. Saring airnya, lalu biarkan sampai hangat. Air rebusan dapat dikonsumsi sekali sehari secara teratur.4

Apa Saja Langkah-langkah untuk Pencegahan?

Pada lansia, batuk kronis dapat dicegah dengan beberapa upaya berikut:2

Baca Juga: Langganan Batuk dan Pilek? Ini 9 Cara Tepat Mencegahnya

  • Membersihkan tenggorokan, gigi, mulut setiap hari dengan menyikat gigi setelah makan, sebelum tidur, dan setelah bangun tidur
  • Jangan merokok sama sekali karena merokok merupakan penyebab umum penyakit pernapasan
  • Dianjurkan untuk tidak minum air dingin atau es
  • Hindari makan berlebihan, dan jangan berbaring minimal 3 jam setelah makan apabila menderita refluks asam lambung atau GERD
  • Gunakan obat-obatan untuk asma sesuai anjuran dokter
  • Konsumsi pereda batuk sesuai anjuran dokter
  • Konsultasikan kembali dengan dokter mengenai obat antihipertensi yang dikonsumsi, khususnya manfaat dan risiko dari obat ACE inhibitor, karena obat ini dapat menimbulkan efek samping batuk
  • Mengonsumsi madu secara rutin
  • Menjauhi polusi/iritan
  • Perbanyak istirahat

Itulah hal-hal yang penting diketahui mengenai batuk kronis pada lansia, mulai dari penyebab hingga pencegahannya. Apabila batuk ini tidak ditangani atau dibiarkan saja, mungkin terdapat penyakit tertentu yang mendasarinya, seperti penyakit kanker paru, pneumonia, dan tuberkulosis. Terlebih lagi, lansia merupakan individu yang rentan, sehingga batuk kronis pada lansia harus lebih diperhatikan dan diberikan pengobatan yang tepat.

Apabila Sobat ingin mengetahui secara lengkap dan dalam mengenai batuk dan pilek silakan tonton video Youtube di bawah ini

dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat. Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut dan produk-produk kesehatan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

Referensi 

  1. Çolak Y, Nordestgaard B, Laursen L, Afzal S, Lange P, Dahl M. Risk Factors for Chronic Cough Among 14,669 Individuals From the General Population. 2020
  2. Penyebab batuk berkepanjangan pada lansia – KabarSumsel.ID [Internet]. KabarSumsel.ID. 2020 [cited 10 August 2020]. Available from: http://kabarsumsel.id/01-2019/5084/penyebab-batuk-berkepanjangan-pada-lansia.html
  3. Batuk Kronis: Gejala, Jenis, dan Cara Mengatasinya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 August 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/03/20/080000468/batuk-kronis–gejala-jenis-dan-cara-mengatasinya?page=all
  4. Jenis Obat Batuk Alami Untuk Orangtua [Internet]. Berita Kesehatan Lansia/Manula Lanjut Usia. 2020 [cited 10 August 2020]. Available from: https://www.golansia.com/jenis-obat-batuk-alami-untuk-orangtua-632/
  5. Mediatama G. Waspadai 5 penyakit ini jika batuk berkepanjangan [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2020 [cited 10 August 2020]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/waspadai-5-penyakit-ini-jika-batuk-berkepanjangan

 

Itulah tadi informasi mengenai Batuk Kronis pada Lansia, dari Gejala Hingga Pencegahan dan sekianlah artikel dari kami pilkbandalan.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Post a Comment

0 Comments